Membeli rumah melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah langkah besar dalam mewujudkan impian memiliki hunian sendiri. Namun, bagi sebagian masyarakat Tulungagung, proses pengajuan KPR kadang masih terasa rumit—mulai dari memilih rumah yang tepat, memahami suku bunga, hingga menyiapkan dokumen yang diperlukan.
Untuk membantu Anda mengambil keputusan yang tepat, berikut ini berbagai tips beli rumah KPR di Tulungagung yang bisa dijadikan panduan agar proses berjalan lancar dan tanpa penyesalan.
🧭 1. Tentukan Tujuan dan Kebutuhan Rumah Sejak Awal
Sebelum mengajukan KPR, penting untuk menentukan tujuan membeli rumah. Apakah rumah tersebut akan:
Dihuni sendiri bersama keluarga,
Dijadikan investasi jangka panjang,
Atau disewakan kembali untuk menambah penghasilan pasif?
Dengan mengetahui tujuan utama, Anda akan lebih mudah menentukan lokasi, ukuran, dan tipe rumah yang sesuai.
Misalnya, jika ingin tempat tinggal, pilih perumahan yang dekat fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, dan pasar.
Sedangkan untuk investasi, perhatikan potensi kenaikan nilai tanah di area tersebut, misalnya di wilayah yang sedang berkembang seperti Kedungwaru, Sumbergempol, atau Ngunut Tulungagung.
💰 2. Hitung Kemampuan Finansial dengan Realistis
Langkah berikutnya adalah menilai kemampuan finansial Anda. Umumnya, total cicilan KPR idealnya tidak lebih dari 30–40% dari penghasilan bulanan.
Misal, jika penghasilan Anda Rp8 juta per bulan, maka batas aman cicilan sekitar Rp2,5–3 juta.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Uang muka (DP): biasanya 5–20% dari harga rumah.
Biaya tambahan: seperti notaris, BPHTB, asuransi jiwa & kebakaran, serta biaya provisi bank.
Dana darurat: sebaiknya tetap disisihkan agar keuangan tidak tertekan saat ada kondisi mendesak.
Jika ingin simulasi cepat, Anda bisa menggunakan fitur simulasi KPR gratis di website Perumahan Bumi Mas Wahyu (BMW) untuk menghitung kisaran cicilan dan DP yang sesuai.
🏡 3. Pilih Developer yang Terpercaya dan Legalitas Lengkap
Salah satu kesalahan umum pembeli rumah KPR adalah tidak memeriksa reputasi developer. Pastikan pengembang yang Anda pilih memiliki:
Legalitas proyek lengkap (SHM/SHGB, IMB/PBG, izin lokasi).
Riwayat proyek yang sudah selesai dan diserahterimakan.
Kerja sama resmi dengan bank penyedia KPR (BTN, BRI, BNI, Mandiri, dll).
Di Tulungagung, misalnya, Perumahan Bumi Mas Wahyu (BMW) dikenal sebagai developer berpengalaman yang telah membangun berbagai proyek rumah subsidi dan komersial dengan legalitas lengkap serta proses KPR yang mudah dan aman.
📋 4. Siapkan Dokumen Pengajuan KPR Sejak Dini
Agar proses pengajuan KPR berjalan lancar, pastikan Anda menyiapkan dokumen sejak awal. Umumnya bank akan meminta:
Fotokopi KTP & Kartu Keluarga
Slip gaji (untuk karyawan) atau laporan keuangan usaha (untuk wiraswasta)
NPWP
Rekening koran 3–6 bulan terakhir
Surat keterangan kerja atau SIUP/NIB
Jika semua dokumen sudah siap, pihak developer dan bank akan lebih mudah memproses permohonan KPR Anda tanpa hambatan berarti.
🏦 5. Bandingkan Penawaran KPR dari Beberapa Bank
Setiap bank memiliki kebijakan dan suku bunga yang berbeda. Sebaiknya bandingkan beberapa penawaran KPR dari bank di Tulungagung seperti:
Bank BTN – spesialis KPR subsidi FLPP.
Bank BRI dan BNI – cocok untuk karyawan dan ASN.
Bank Mandiri atau BCA – cocok untuk segmen komersial dengan fleksibilitas tenor panjang.
Perhatikan:
Suku bunga tetap (fixed rate) dan bunga mengambang (floating rate).
Tenor cicilan (biasanya 10–20 tahun).
Biaya penalti jika pelunasan dipercepat.
Dengan perbandingan yang matang, Anda bisa memilih bank yang menawarkan cicilan paling ringan dan proses paling cepat sesuai kebutuhan.
🏘️ 6. Kunjungi Langsung Lokasi Perumahan
Jangan hanya terpikat foto atau brosur! Sebaiknya kunjungi langsung lokasi perumahan untuk memastikan kualitas bangunan, lingkungan sekitar, dan akses jalan.
Perhatikan hal-hal berikut:
Kondisi jalan menuju lokasi.
Ketersediaan air bersih dan listrik.
Fasilitas umum seperti musholla, taman, dan area bermain anak.
Keamanan lingkungan dan sistem one gate system (jika ada).
Di Tulungagung, misalnya, beberapa proyek Perumahan BMW seperti Samara 2, Permata Asri 2, dan Sembon Residence menawarkan lokasi strategis, harga terjangkau, dan proses KPR cepat tanpa ribet.
🧾 7. Pelajari Isi Perjanjian KPR dan PPJB
Sebelum menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dan akad KPR, pastikan Anda memahami isi dokumennya:
Harga jual rumah dan besaran DP.
Tanggal serah terima unit.
Biaya tambahan (jika ada).
Hak & kewajiban antara pembeli, developer, dan bank.
Jangan ragu bertanya jika ada istilah hukum atau pasal yang kurang jelas. Dengan begitu, Anda akan merasa lebih tenang dan terlindungi secara hukum.
💡 Kesimpulan
Membeli rumah dengan sistem KPR bukan hanya soal kemampuan membayar cicilan, tetapi juga tentang perencanaan yang matang.
Dengan mengikuti tips beli rumah KPR di Tulungagung di atas—mulai dari menentukan kebutuhan, menilai kemampuan finansial, memilih developer terpercaya, hingga menyiapkan dokumen dengan benar—Anda bisa memiliki rumah impian tanpa khawatir tertipu atau terbebani keuangan.
Jika Anda sedang mencari perumahan subsidi atau komersial di Tulungagung dengan proses KPR mudah, cepat, dan legalitas lengkap, kunjungi situs resmi perumahanbmw.id
Tim marketing Bumi Mas Wahyu siap membantu Anda dari proses survei lokasi hingga pengajuan KPR ke bank.

